Pernah saya mendengar seseorang bercerita, bekerja siang malam hanya sedikit istirahat, namun tak pernah sampai apa yang diinginkannya. Dan sesekali saya ternyata telah terjebak juga dengan kondisi seperti itu. Menghadiri seminar-seminar yang membuat penyemangat bagi saya juga tak pernah merubah keadaan. Tapi terkadang hanya satu statment dari seorang mario teguh kadang bisa memicu batin untuk terus berjuang, salah satu tatment itu adalah “kita terkadang secara tidak sengaja menghalangi sebuah keberhasilan kita sendiri”. wow…..
Fokus dan berfikiran positif ! itu intinya. Membangun kefokusan kita terhadap apa yang akan kita raih misalnya dalam target penjualan memang tidak mudah, perlu terus menerus dilatih. Apa yang dilatih pertama kali ? menurut saya adalah hati dan pikiran. Ajaklah hati dan pikiran kita ‘bermain’ ditempat yang menyenangkan dan ini akan membebaskan hati dan pikiran dari “membran” yang dapat menghalangi kita untuk dapat berfikir fokus.
Bagaimana cara mengajak hati dan pikiran kita ‘bermain’ ditempat menyenangkan ? salah satunya adalah ibadah dan bersosialisasi dengan baik.
Sedikit ilustrasi misalnya seperti ini. Bila otak kita diibaratkan sebuah tabung udara, besarnya tabung ini adalah tempat konsetrasi pikiran yang akan kita fokus kan. Bila tabung tesebut kita isikan udara (ilustrasi dari pikiran), tentunya akan memenuhi seluruh isi tabung tersebut. Namun bila tabung tersebut terdapat satu lubang, maka udara dapat keluar dari tabung tersebut. semakin banyak lubang yang terdapat pada tabung tersebut maka udara (pikiran) yang kita alirkan ke tabung tersebut akan terus terbagi dan keluar pada lubang-lubang tersebut. Lubang-lubang tersebut kita ibaratkan pikiran-pikiran yang tidak jelas dan tidak fokus dan akan mengurangi efektifitas berfikir kita.
Sebetulnya konsentrasi dan kefokusan kita bukan saja dapat kita terapkan untuk mencapai target penjualan namun untuk semua hal, karena fokusnya pikiran kita terhadap sesuatu hal adalah kunci utama untuk berhasil.