MENGHATURKAN MINAL AIDIN WAL FAIDZIN - MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

 
 
Menyikapi Pembajakan Kekayaan Intelektual Indonesia Oleh Malaysia
Penulis :Ridwan Ari Kurnia
 

Kabar tentang pembajakan budaya atau kekayaan intelektual lainnya milik bangsa kita oleh bangsa Malaysia santernya luar biasa. Dari mulai Televisi hingga dunia internet mengulas, bahkan sudah ada yang membalas dengan mengeluarkan statment-statment yang cenderung tidak santun. Mungkin ini disebabkan rasa ingin membela tanah air, dan lebih tepat lagi mungkin membela kebenaran.

Namun bicara soal pembajakan, sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk mengingatkan kita. Kita sendiri secara tidak sadar juga telah "menghalal" kan pembajakan di negeri kita, bahkan yang kita bajak adalah orang kita sendiri, mulai dari lagu, film juga software.

Akibatnya ? kreatifitas pemusik dan seniman tidak tumbuh secepat masa lalu, kita kehilangan banyak pemusik potensial. Apalagi produksi filem, runtuh total !

Saya pernah menulis tentang tanggapan filem FITNA yang kasar itu (baca di http://the-restart.com/film-video-fitna-melawan-teroris-dengan-cara-yang-salah--64-19.info), saya katakan bukan kita tidak setia dengan agama, tapi ada cara yang lebih baik untuk mengatasi masalah tersebut dari pada kita saling hina dan saling ejek, karena saling hina dan saling ejek tak memerlukan kepandaian khusus, dan ini bisa dilakukan oleh anak kecil sekalipun.

Bersikap Elegan dan Pintar

Pernahkah kita mendengar microsoft  protes keras atas pembajakan softwarenya di Indonesia?, mungkin meski mereka teriak kita 'tidak mau' mendengarnya dan semua media dinegeri ini juga enggan mengangkat kasus ini dengan heboh.

Tapi coba lihat apa yang dilakukan microsoft ? mereka tidak terlalu pusing dan terus berkreasi dengan softwarenya yang lebih handal yang akan lebih memproteksi kekayaan intelektualnya. Sudah berapa banyak dari kita atau kawan kita yang selalu online dan secara tidak sengaja mengaktifkan automatic update microsoft lalu  terblok oleh karena ketidak aslian software kita ?

Seandainya saja microsoft tega terhadap para pengguna software ilegal ini, sungguh hal yang sangat mudah bagi microsoft menghancurkan komputer kita dari jarak jauh (online). Tapi ini tidak dilakukan, karena mereka ingin menang secara elegan mengganakan kepintaran mereka.

Berperang ? Tentu kita tidak takut

BIla kita berperang dengan Malaysia, tentu sudah jelas siapa yang akan menang, INDONESIA ! itu jawabnya. Mereka negara yang kecil, bahkan tidak sebanding dengan pulau kalimantan. Tapi bukankah kita ingin menang dengan cara yang lebih elegan ? cari yang pintar ?

Darah ini milik Indonesia, darah kita dinegeri ini milik Indonesia. Kita tidak takut akan peperangan tapi bukan artinya kita juga tidak takut pada 'kebodohan'. Ayo kita cari cara yang terbaik untuk menang !

Pemerintah Daerah Bekerjalah ! (ini loh ada 'proyek' buat kalian)

Salah satu jalan untung menang secara elegan adalah, Pemerintah Daerah harus di dorong untuk lebih cerdas, karena keyakinan saya, masyarakat justru "tambah bodoh" dengan adanya pemerintah daerah (tanpa pemerintah daerah sepertinya indonesia akan bisa lebih maju dari sekarang - duh maaf saya tidak dapat menemukan kata yang lembut dari ini).

Pemerintah pusat sejauh ini telah bekerja dengan baik pasca reformasi tapi tidak banyak yang menjalankan niat baik didalam tubuh pemerintah daerah.

Dengan cerdasnya pemerintah daerah, maka salah satu yang dikerjakannya adalah dapat menyelamatkan budaya yang katanya telah dibajak oleh tetangga kita.

Satu PR ini saja dulu yang dikerjakan, karena kalo ditambah PR lain malah tambah semrawaut seperti tulisan ini --> @#$%^&*()(*(*^^$%&()).

 

Umum Lain
Menyikapi Pembajakan Kekayaan Intelektual Indonesia Oleh Malaysia
Keampuhan Internet Bikin Obama Jadi Presiden
 
 
 
 
Kategori Artikel
 
 
 
 
www.dibekasi.net
 
www.the-restart.com
 
www.outboundprovider.com
 
www.cbus.web.id
 
facebook.arikurnia.com
 
 
 
 
Web www.arikurnia.com
WWW.ARIKURNIA.COM
BEKASI, INDONESIA
Telp : 021.96830009 Fax : 021.82424994
Email : ridwan@arikurnia.com